wisata hobby dan lingkungan hidup

Sabtu, 10 Oktober 2015

WISATA PHUKET THAILAND 2 : PELAYARAN KE PHI PHI ISLAND

Tulisan Wisata Phuket lain :
Pagi-pagi 15 September 2015 , sesuai perjanjian malamnya dengan agen travel kami, Mr Puttachat, kami makan pagi pada pukul 07.00. Pukul 07.40 kami sudah stand by di lobby hotel, karena menurut jadualnya kami akan dijemput antara pukul 07.45 sampai 08.10.
Benar saja tak lama menunggu pada pukul 07.55 kami dijemput oleh minibus yang berpenumpang 16 orang. Di mobil baru terisi setengahnya. Kamipun naik dan mengambil tempat. Perjalanan menuju Pier memakan waktu setengah jam. Dalam perjalanan kami melewati kota Phuket sebelum melanjutkan ke pelabuhan speed boat (Pier). Akhirnya pada pukul 08.35 kami pun sampai di Pier atau dermaga. Sudah banyak orang yang berkumpul disana menunggu giliran untuk menaiki speed boat. Dan beberapa minibus terus berdatangan membawa wisatawan yang akan berlayar ke Phi phi island.
Tempat berkumpul tersebut juga merangkap sebagai warung, dimana disediakan air minum kopi dan teh hangat yang dapat diambil secara bebas. Di warung tersebut juga dijual berbagai barang, seperti snack, T-shirt, pembungkus HP atau kamera kedap air, berbagai macam souvenir,  dan sebagainya. Selanjutnya semua penumpang dicatat dan diabsen kehadirannya di tempat tersebut. Juga dibagikan pelampung yang harus dipakai sebelum menaiki speed boat.
Pukul 09.00 dilaksanakan brifing tentang perjalanan dan keselamatan, serta acara perjalanan hari itu. Kemana saja rute perjalanan dan tempat-tempat yang akan dikunjungi. Akhirnya pukul 09.15 satu persatu kami menaiki speed boat dan pelayaran pun dimulai. Crew yang menangani perjalanan ini adalah tour leader dengan asistennya, satu orang pengemudi speed boat dan 2 orang awak lainnya. Peserta wisatawan sekitar 20 orang, selain kami berdua, ada srombongan terdiri dari 6 orang laki-laki muda yang berasal dari Arab, beberapa orang India, Malaysia serta turis dari Eropa.


Speed boat di Pier
Kami naik speed boat setelah diabsen nama-namanya terlebih dahulu, diperiksa perlengkapan keselamatan (jaket pelampung) dan tidak lupa masing-masing rombongan difoto dengan latar belakang speed boat. Perjalananpun dimulai dan speed boat melaju dengan cukup kencang. Dengan ombak yang lumayan serta udara yang sekali-kali masih bergerimis, kami terguncang-guncang oleh ombak laut Andaman. Sekali-sekali ombaknya cukup besar sehingga perjalanan tersebut cukup seru memacu adrenalin peserta tour.
Tujuan pertama perjalanan adalah menuju Phi-phi island yang terdiri dari dari 2 area yaitu Koh Phi-phi Ley dan Koh Phi-phi Don. “Koh” dalam bahasa Thailand berarti pulau. Phi-phi Ley adalah gugusan pulau yang tidak berpenghuni dengan Laguna Maya yang terkenal. Sedangkan Phi-phi Don merupakan pulau yang berpenghuni dengan adanya perkampungan dan hotel-hotel, penginapan dan restoran. Laut di area Phi-phi island tersebut sangat jernih, yaitu bir terang hingga kehijauan atau turquoise sehingga sangat menyejukkan mata memandangnya. Uniknya pulau-pulau tersebut umumnya merupakan bukit batu karang (lime stone)  yang tinggi dan curam, dengan tumbuhan yang menghijau sebagai ciri khasnya. Sebagian pantainya merupakan pantai yang landai dengan pasir yang bersih dan ombak yang tenang.
Laut jernih di sisi karang
Di sekitar kawasan Phi-phi island speed boat kami melaju perlahan-lahan menyusuri tepian pulau yang penuh dengan gunung batu yang curam dengan air yang berwarna biru muda kehijauan. Akhirnya pada pukul 10.05 sampai di Maya Bay yaitu suatu pantai yang terletak di laguna. Atau sebenarnya teluk. Teluk tersebut sangat tenang ombaknya dan sangat indah karena seolah-olah sangat terlindung seperti kantong. Untuk memasuki teluk tersebut terdapat  “pintu”  yang diapit dua buah bukit yang tinggi dengan kemiringan sembilanpuluh derajat. Memang itulah Maya Bay yang tersohor tersebut yang sangat indah dan menjadi lokasi pembuatan filem 'The Beach' yang diperankan oleh artis terkenal Leonardo Di Caprio.
Speed boat merapat di Maya Bay tersebut dan kami diberi waktu selama satu jam untuk menikmati pantai, foto-foto dan berendam di pantai tersebut. Tour leader beberapa kali menekankan bahwa waktu untuk “bermain-main” di Maya Bay tersebut adalah 1 jam, nanti tepat jam 11.10 semua harus kumpul, naik kembali ke speed boat dan langsung berangkat. Kalau terlambat, terpaksa ditinggal, silahkan menginap di pulau tidak berpenghuni tersebut. “See you tomorrow morning, the same time !”.
Serius ? yang terlambat akan ditinggal ? Bisa jadi. Karena lalu lintas speed boat yang merapat di Maya Bay tersebut begitu padatnya. Jadi begitu speed boat kami merapat di pantai dan menurunkan penumpang. Langsung ke tengah teluk lagi dan menunggu disana. Speed boat yang lain giliran menurunkan penumpang dan kembali ke laut di tengah teluk. Sesudah satu jam speed boat tersebut merapat lagi, dan mungkin hanya punya waktu lima menit untuk menaikkan penumpang dan berlayar. Jadi memang mungkin saja yang terlambat dan tidak disiplin terpaksa ditinggal karena waktu merapat speed boat hanya sekitar 5 menit.
Maya Bay
Saat kami merapat di Maya Bay pada pukul 10.05, kondisinya belum terlihat ramai, baru ada beberapa speed boat yang menurunkan penumpang. Namun tidak lama kemudian silih berganti speed boat dating dan menurunkan penumpang sehingga suasana disana menjadi penuh sesak dengan wisatawan. Tak sampai setengah jam kami disana tempat parkir speed boat sudah sangat padat. Sehingga begitu datang harus segera menurunkan penumpang dan kembali ke laut. Kamipun mengisi waktu dengan berjalan-jalan di pantai, berendam dan main air di pasir pantai yang bersih tersebut. Dan tentunya tidak lupa sebanyak mungkin mengambil foto-foto. Beruntung selama kami di Maya Bay cuaca sangat cerah
Wisatawan memadati Maya Bay
Pukul 11.10 kami naik speed boat dan berlayar meninggalkan Maya Bay. Kami berlayar melewati Viking Cave, yaitu gua batu yang terbentuk akibat kikisan air. Menurut pemandu wisata di dalam gua batu tersebut hidup ribuan burung walet. 
Viking cave
Jam 12.00 sampai di pulau Phi Phi Don, di pulau ini acaranya adalah makan siang. Karena pulau ini merupakan pulau yang berpenghuni. Di pulau ini terdapat beberapa restoran, sehingga memang menjadi tempat wisatawan yang berlayar di sekitar kepulauan Phipi untuk beristirahat dan makan siang. Dipulau ini juga terdapat toko-toko yang menjual souvenir. Restoran dan toko souvenir tersebut terletak di pinggir pantai, sehingga selesai makan, sambil menunggu perjalanan dengan speed boat kembali, kami masih bisa berjalan-jalan, melihat souvenir dan berenang lagi, bermain air dan pasir di pantai.
Restoran di Phi phi don
Jam tangan menunjukkan waktu 13.15, cuaca yang cerah mulai saat kami di Maya Bay, tiba-tiba berubah, sebentar angin kencang dan hujan sehingga kami harus berlindung di tenda-tenda di tepi pantai. Tak lama cuaca kembali cerah dan diseling hujan gerimis. Kamipun bersiap-siap dan kembali naik speed boat dan berlayar menuju pulau berikutnya, yaitu pulau Khai yang ditempuh dalam kondisi laut bergelombang dan hujan gerimis.
Dalam cuaca mendung, hujan gerimis dan laut bergelombang, pada pukul 13.45 kamipun sampai di Khai Island. Speed boat pun merapat dan kami turun ke pulau tersebut.  Cuaca masih tetap sama, berubah-ubah antara cerah, gerimis dan hujan. Namun lebih banyak hujannya dibandingkan cerah. Langit juga tetap dipenuhi awan tebal dan gelap. Kami berjalan-jalan di pinggir pantai pulau tersebut serta bermain air dan sesekali dibasahi oleh ombak. Saat hujan lebat semuanya berlari dan berteduh di warung-warung yang ada di pulau kecil tersebut.
Merapat di pulau Khai
Suasana pantai pulau Khai
Selama di pulau Khai awak perahu menyiapkan buah-buahan berupa nenas dan semangka untuk dimakan, serta air mineral dan soft drink. Suasana disana tetap ramai, dan sesekali riuh rendah saat hujan dan angin menerjang. Seluruh pakaian sudah basah kuyup karena sejak meninggalkan Phi phi don sering terguyur hujan, udara dingin, mendung, gerimis dan sesekali hujan.
Pukul 15.00 kami naik kembali ke speed boat untuk kembali berlayar menuju Pier dan mengakhiri perjalanan hari ini. Hujan yang lumayan lebat kembali mengguyur. Tour leader menyampaikan perjalanan pulang memerlukan waktu empat puluh menit sampai satu jam tergantung cuaca. Benar saja hujan makin besar, laut bergelombang besar, sehingga speed boat harus terbanting-banting.  Pengemudi boat harus melakukan manufer sedemikian rupa untuk mengendalikannya agar tidak terbalik atau terbawa ombak kembali ke tengah laut. Suasananya sangat seru dan membangkitkan adrenalin.
Dengan seluruh badan basah kuyup, pada pukul 16.00 speed boat merapat di Pier. Hujan berhenti sejenak dan kamipun turun. Masing-masing menuju tempat parkir mobil dan menaiki mobil untuk kembali ke Patong. Berbeda dengan perjalanan pada pagi harinya yang hanya memerlukan waktu 40 menit, perjalanan di sore hari memerlukan waktu 1 jam karena kondisi jalan yang lebih rame dan macet.
-----------------------------------------------

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.